SKENARIO
FILM PENDEK
NGIDAM
PENULIS
SKENARIO
RIFKI
AFFANDI M
DIRECTOR
ANDI
PENDOWO LIMO
K
PICTURES
2016
SC.1.INT.Rumah-Sore
Kamera
menyorot tangan Naima yang menyodorkan kertas dengan tulisan “mangga”
Tangan
Sadrukun menyodorkan mangga
Fade
out:
Judul :
NGIDAM
Fade
Out:
SC.2.INT.Rumah-Sore
Sadrukun menonton tv.
(VO News
Angker TV)
Dari sumenep, kecamatan kota, Seorang istri tega
membunuh suaminya lantaran tidak bisa memberikan nafkah batin
. Tidak puas
dengan membunuh, sang istri memutilasi kemaluan suaminya.
Naima mematikan tv
menggunakan tangan kirinya. Sadrukun menengok
kebelakang, ia ketakutan.
Naima memegang silet
ditangan kanannya. Berjalan pelan mendekati Sadrukun.
Sadrukun berjalan mundur
sampai membentur tembok. Ia kaget
karena Naima menghilang dari tempat semula.
Tiba-tiba
Naima berada dibelakang Sadrukun.
Ia menggorok leher Sadrukun hingga
berdarah. Sadrukun berteriak... (ternyata hanya ilusinasinya
saja)
Intercut:
Naima
berada di depan Sadrukun. Sadrukun berteriak.
Naima mengambil pensil yang ada di saku baju Sadrukun.
Naima
menyerut pensil, mengambil kertas, dan menulis. “panggilkan GOJEK”
Fade
Out:
SC.3. EXT.Jalan Raya-Sore
Flasback:
Naima
memesan Gojek.
Gojek
datang. Pergi mengantar Naima.
Fade
out:
Naima
bawa belanjaan, memesan Gojek.
Gojek
datang. Pergi mengantar Naima.
Fade
out:
SC.3. EXT. Taman Adipura-Sore
Establish suasana jalan raya. Seorang
reporter live report wawancara dan testimoni 100 hari kepemimpinan Darso.
Reporter 1
Pak darso, di 100 hari kepemimpinan bapak,
apakah bapak optimis kota sumenep akan lebih baik.
Darso
Sangat optimis, karena bagi saya, peran
masyarakat adalah yang utama. Tanpa mereka pemerintahan saya tidak akan
berjalan. Dan tugas saya adalah, memberikan inovasi, kenyamanan, keselamatan,
intinya memberi pelayanan prima.
Reporter
1
Ok terimkasih bapak, ya pemirsa. Jika pak
darso yakin akan membuat sumenep lebih baik. Sekarang kita minta tanggapan
masyarakat, mengenai kepemimpinan pak darso.
Kita sudah terhubung dengan Rita Lestari.
Rita.
Intercut:
Reporter
2
Ya pemirsa, saat ini saya sudah berada di
taman adipura sumenep. Disamping saya sudah ada salah satu mahasiswi.
Reporter berjalan mendatangi mahasiswi.
Reporter
2
Selamat sore mbak
Dini
Sore
Reporter
Oh iya mbak, apakah mbak puas dengan
kepemimpinan pak darso.
Dini
Sangat puas, pelayanan yang diberikan bisa
dirasakan langsung oleh saya, dan masyarakat tentunya.
Reporter
Kalau di umpamakan, pak darso itu seperti
apa.
Dini
mmm.... Gojek, ya Gojek. Pak darso itu
seperti gojek, selalu memberikan inovasi yang segar, tepati janji, dan
pelayanannya sangat memuaskan.
Saya memilih pak darso, sebagaimana saya
memilih Gojek.
Reporter
Ok, terimakasih mbak. Baik pemirsa,
demikian laporan dari alun-alun kota sumenep. Saya Rita Lestari, kembali ke
studio.
Cut to:
SC.4. EXT. Rumah-Sore
Sadrukun dan Naima menonton TV.
Sadrukun
(tangannya menunjuk TV) buk, buk, Anak
kita, anak kita, itu loh buk
Kamera
menyorot foto pak darso yang dipegang oleh Naima, Ibunya.
THE END